Curhat Lutfi Agizal Usai Komnas PA Hentikan Pengucapan Kata Anjay

–>

Suara. com – Lutfi Agizal curhat, usai Komnas Perlindungan Anak (PA) merespons aduannya terkait konten anak-anak yang menyuarakan kata anjay.

Hasilnya, Komnas PA mengimbau masyarakat terutama anak-anak menghentikan memakai kata anjay.

“Alhamdulillah semoga semakin banyak dengan peduli untuk generasi kita kemudian, ” tulis Lutfi Agizal pada Sabtu (29/8/2020).

Lutfi Agizal melanjutkan, menjadi hasil dari perjuangannya untuk menyelamatkan anak-anak dari ucapan yang mampu menjerumuskan ke hal negatif.

Ketua Umum Komnas PA Arist Merdeka Sirait di Mapolres Sukabumi, Senin (6/7/2020). [Foto: sukabumiupdate.com]

“Yuk kita sama-sama peduli akan generasi selanjutnya. Lebih baik mencegah bukan? Toh ini juga demi bangsa kita, ” imbuhnya.

Dalam surat edaran yang dirilis Komnas PA, menjelaskan cakap anjay bisa memiliki makna bertentangan saat diucapkan. Bisa berarti elok, ataupun sebaliknya.

“Jika penyebutan sebagai sekapur ganti salut atau pujian, maka kata ini tidak mengandung unsur kekerasan verbal, ” demikian informasi tersebut.

“Tapi, seandainya digunakan merendahkan martabat seseorang, itu bisa dilaporkan sebagai aksi pidana, ” imbuhnya.

Mengingat ada beraneka macam macam perspektif, maka Komnas PA memutuskan agar anak-anak tak sedang menggunakan kata anjay dalam kaidah sehari-hari mereka.

“Jadi, karena ada besar makna itu, saran Komnas Perlindungan Anak dihentikan saja dan tidak ada untungnya. Tidak bermanfaat, ” kata Arist Merdeka Sirait, Pemimpin Komnas PA.