Beras Bansos Campur Plastik, Dinsos Melapor Polisi Jika Ada Kesengajaan

Butiran biji plastik ditemukan warga penerima manfaat BPNT di Kecamatan Bojongpicung, Cianjur, dalam karung padi bantuan pemerintah pusat yang itu beli dari E-warung (ANTARA/Ahmad Fikri)

Dinsos Cianjur akan melibatkan pihak Kepolisian setempat guna mengusut kehadiran biji plastik yang bisa membahayakan kesehatan jika dikonsumsi.

SuaraJabar. id – Dinas Sosial (Dinsos) Cianjur, Jawa Barat, memanggil supplier yang memasok beras dan sembako lainnya untuk penerima manfaat Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Pemanggilan ini terkait adanya biji plastik dalam beras.

Bahkan Dinsos Cianjur akan melibatkan pihak Kepolisian setempat untuk mengusut keberadaan biji plastik yang bisa membahayakan kesehatan jika dikonsumsi.

“Sesuai dengan perintah Bupati Cianjur, kami langsung berkoordinasi dengan Polres Cianjur, bahkan dua karung beras berisi biji plastik yang mirip dengan butiran beras sudah diamankan. Kami akan memanggil supplier yang memasok beras tersebut, ” kata Kepala Dinas Sosial Cianjur Amad Mutawali saat dihubungi dilansir Antara, Senin (21/9/2020).

Pihaknya akan memberi sanksi tegas terhadap pemilik jika memang pemberian batuan BPNT tidak sesuai standar, namun pihaknya akan meminta klarifikasi dari pemilik apakah ada bagian kesengajaan atau tidak karena tercatat hingga saat ini delapan penerima manfaat di Kecamatan Bojongpicung menemukan biji plastik di dalam karung beras yang mereka dapatkan dari bantuan pemerintah.

“Dinsos belum bisa menjatuhkan sanksi karena belum ada kepastian apakah disengaja atau ada kelalaian dari pihak supplier terkait butiran plastik dalam beras tersebut. Kami akan menghukum tegas jika ada unsur kesengajaan, sebab ini bantuan untuk masyarakat prasejahtera sehingga harus dengan kualitas terbaik, ” katanya.

Hingga saat ini, pihaknya terus berkoordinasi dengan aparat berwajib guna mengusut hingga tuntas terkait adanya biji plastik dalam karung beras bantuan dari perintah pusat bagi masyarakat tidak mampu.

“Kami pastikan tidak ada lagi hal tersebut, kalau tersedia unsur kesengajaan kita akan serahkan ke pihak kepolisian untuk mengusut hingga tuntas, ” katanya.

Sebelumnya Bupati Cianjur, Jawa Barat, Herman Suherman, meminta Dinas Sosial (Dinsos) Cianjur mengusut hingga tuntas temuan nilai plastik yang bercampur dalam padi Bantuan Pangan Non Tunai (BNPT) yang ditemukan warga penerima laba di Kecamatan Bojongpicung.