Propam Periksa Kapolsek di Sumut Terpaut Pesta Kolam Renang Saat Pandemi

Wakapolrestabes Medan, AKBP Irsan Sinuhaji saat memaparkan kasus party viral di kolam renang (Suara. com/Muhlis)

Propam Polrestabes Medan sedang memeriksa keterlibatan Polsek setempat pada kegiatan tersebut.

SuaraSumut. id – Polisi telah menetapkan General Manager Hairos Waterpark, Edy Syahputra sebagai tersangka. Tersangka diduga mengenai UU Kekarantinaan Kesehatan.

Selain itu, Propam Polrestabes Medan tengah memeriksa kontribusi Polsek setempat dalam kegiatan itu.

Begitu dikatakan Wakapolrestabes Medan, AKBP Irsan Sinuhaji dilansir dari KabarMedan. com – jaringan Suara. com, Jumat (2/10/2020).

“Semua dari Kapolsek termasuk anggota sedang diambil keterangannya. Ini padahal dilakukan langkah-langkah, dan harapan belakang supaya lebih jelas, ” kata pendahuluan Irsan.

Tidak menutup kemungkinan aka aksen penambahan tersangka.
Tetapi, kata Irsan, pihaknya masih melangsungkan pemeriksaan terhadap beberapa orang saksi.

Lantaran penyelidikan diketahui pihak pengelola tak ada pengajuan surat rekomendasi kepada Gugus Tugas Covid-19 sebelum menjadikan acara.

“Kegiatan yang viral itu, warga berenang di kolam renang tak mematuhi protokol kesehatan. Di danau juga ada diselenggarakan live DJ, ” ujar Irsan.

Pihak pengelola melayani kegiatan dengan memberikan diskon tiket dari Rp 45 ribu menjelma Rp 22. 500, dan diviralkan ke media sosial sehingga mengipasi pengunjung datang.

“Setelah didalami ini ide dari mana, dari manajemen, ” kata Irsan.

Pengelola juga tidak mengajukan izin keramaian ke pihak kepolisian. Berdasarkan data-data di lapangan, Satreskrim Polrestabes Medan melakukan gelar kejadian.