Perkembangan Liga 1 2020 Masih Abu-abu, PSIS Semarang Pasrah

–>

Pandangan. com – Ditundanya Liga 1 2020 menimbulkan berbagai respons dari peserta kompetisi. Lengah satunya adalah PSIS Semarang dengan memilih pasrah menanti kejelasan persaingan.

Seperti diketahui, Liga 1 kembali berhenti oleh PSSI menyusul tidak terbitnya izin dari Polri. Kepolisian berasalan masih tingginya penyebaran virus corona di Indonesia sehingga memutuskan tak menerbitkan izin.

PSSI masih berharap kompetisi bisa berjalan di bulan November. Tetapi, belum ada jaminan Polri melahirkan izin lantaran pandemi COVID-19 tak bisa diprediksi.

CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi, mengaku klubnya hanya mampu menanti kepastian dari PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi. Yoyok pula tidak menuntut PSSI dan PT LIB untuk segera mengambil aksi.

Pemain PSIS menjalani latihan di Stadion Citarum, Kamis (17/9/2020). (Ayosemarang. com/Afri Rismoko)

“Kami hanya bisa menunggu saja kepastian dari PSSI & PT LIB saat ini, ” kata Yoyok saat dihubungi awak media lewat pesan singkat, Sabtu (3/10/2020).

“Kami belum juga menerima seruan dan tak ada target juga dari kami. Karena mungkin PT LIB masih membutuhkan waktu buat menyiapkan. Jadi kami tunggu saja, ” jelasnya.

Ditundanya kompetisi memaksa tadbir PSIS meniadakan agenda tim. Lelaki yang juga anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI itu mengaku bakal kembali mengumpulkan tim, jika sudah ada kejelasan soal nasib Federasi 1 2020.

“Pemain akan kami kumpulkan teristimewa untuk berlatih setelah semuanya sudah oke nantinya, ” pungkasnya.